31/08/12

Bingung cara Pemasangan Aktuator dan Pisitioner parabola.

Kadang kita merasa jenuh dengan chanel chanel siaran yang ada di Satelit palapa dan telkom,,,rasanya pengen punya banyak channel yang berkualitas dan gratis pula,,,ditambah lagi ada Bolanya wihh...mantaf dah.Memang tanpa menggunakan alat ini juga kita bisa, yaitu dengan cara pakai kawat,,atau secara manual.Tapi itu entar lain kali kita bahas.Untuk bisa Menikmati Channel televisi luar negeri itu kita kudu punya alat yaitu Aktuator dan Pisitioner parabola atau yang lajim disebut Anak Ranto Hidrolik...!!!!

Emang sich harganya lumayan sekitar 400 ribuan,,,belum lagi ongkos pasang,,,tapi tidak usah khawatir disini saya coba share kepada pembaca bagaimana cara pemasangan Aktuator dan Pisitioner parabola, kan lumayan ngurangi bajet yang harus dikeluarkan,hhihihihhi.!!
Langsung saja ya :
Baiknya siapkan Aktuatornya sekarang dengan panduan sebagai berikut :
  • Aktuator (Penggerak Antenna Dish Mesh) Parabola
  • Pelumas (Buat melumasi engsel)
  • Kunci Pas
  • Bracket Parabola dilengkapi tangkai untuk mengikat (baut) ujung dan leher aktuator.
Cara Pemasangan Aktuator Parabola :
  1. Posisikan Dish Mesh parabola anda menghadap tegak ke atas, pada posisi ini kencangkan sedikit baut pengencang elevasi barat-timurnya agar antena tidak bergerak atau jatuh kekiri dan ke kanan.
  2. Pasang ujung aktuator dan dibaut kencang namun usahakan pergerakan ujung aktuator tidak terganggu (gunakan dua buah mur agar mur pertama tidak bergerak) sehingga engsel (bosh) yang ada diujung aktuator bisa bergerak.
  3. Selanjutnya pasang juga clamp pengikat leher aktuator yang menempel di bracket sebelah bawah. Pemasangan bautnya juga sama yaitu usahakan setelah baut kencang engsel bosh nya masih bisa bergerak leluasa.
  4. Pada posisi ini, pastikan setengah dari teleskopik (bagian yang kluar masuk pada aktuator) berada pada posisi keluar ( mendapat bagian yang sama) dalam hal ini anggap saja ukuran teleskopic rotor 60 cm dan yang dikeluarkan hanya dengan panjang separohnya saja (30 cm).
  5. Setelah terpasang semua kemudian kendorkan baut pada engsel elevasi  (seperti yang kita lakukan dibagian pertama tadi) agar ketika  aktuator beroperasi pergerakannya tidak terhambat dan tidak akan merusak aktuator tersebut.
  6. Kemudian persiapkan kabel motor penggerak, perhatikan warna kabel.
  7. Buka penutup Aktuator tempat dimana kabel tersebut masuk, perhatikan warna dan dimana saja kabel tersebut terpasang, jika dilihat pasti ada tulisan Sensor-sensor dan Motor (+) (-) ingat warna kabelnya dan tutup lagi
  8. Kembali ke Box Positioner (Mesin penggerak)  yang ada kabel power listriknya, lihat dan perhatikan bagian belakang, dan pasang kabel kabel tersebut harus disesuaikan dengan warna yang ada. Misalkan kabel merah dan hitam kita pasangkan ke terminal “Motor” sedangkan kabel warna Biru dan Putih pada terminal “Sensor”. Ingat pemasangan kabel harus sama seperti yang ada didalam Mesin Aktuator yang tadi sempat dibuka yaitu Pada terminal “motor” harus terpasang (+) dan (-), sedangkan terminal “sensor” harus terpasang warna biru dan putih.
  9. Perlu diingat kabel “Motor” (+) dan (-) jangan terlalu sering di bolak balik, walaupun tidak berbahaya namun dapat mengubah putaran gear aktuator (berbalik arah) sehingga memory potitionernya akan berubah dan harus di reset kembali.
  10. Sekarang coba di test dulu pake mic…eh.. maksudnya menggunakan remote control. Tancapkan kabel listriknya dulu… lalu tekan tombol power.  jika sudah on  mari kita coba menekan tombol kiri dan ke kanan pada remote control Aktuator tersebut,
  11. Pastikan dish mesh bergerak ke kiri dan ke kanan, jika tidak bergerak perhatikan lagi baut baut yang berhubungan dengan engsel atau bosh nya aktuator, pastikan dapat bergerak alias tidak terjepit.
  12. Jika sudah berhasil, anda tinggal mencari posisi satelit, pertama simpan posisi Satelit Palapa D dilanjutkan ke Telkom jangan lupa di simpan posisi tersebut bisanya dengan menekan “restore”-”tekan nomor tertentu” -”OK/Enter”. dan silahkan dilanjut dengan posisi satelit lainnya
  13. Kembali ke Box Positioner (Mesin penggerak)  yang ada kabel power listriknya, lihat dan perhatikan bagian belakang, dan pasang kabel kabel tersebut harus disesuaikan dengan warna yang ada. Misalkan kabel merah dan hitam kita pasangkan ke terminal “Motor” sedangkan kabel warna Biru dan Putih pada terminal “Sensor”. Ingat pemasangan kabel harus sama seperti yang ada didalam Mesin Aktuator yang tadi sempat dibuka yaitu Pada terminal “motor” harus terpasang (+) dan (-), sedangkan terminal “sensor” harus terpasang warna biru dan putih.
  14. Perlu diingat kabel “Motor” (+) dan (-) jangan terlalu sering di bolak balik, walaupun tidak berbahaya namun dapat mengubah putaran gear aktuator (berbalik arah) sehingga memory potitionernya akan berubah dan harus di reset kembali.
  15. Sekarang coba di test dulu pake mic…eh.. maksudnya menggunakan remote control. Tancapkan kabel listriknya dulu… lalu tekan tombol power.  jika sudah on  mari kita coba menekan tombol kiri dan ke kanan pada remote control Aktuator tersebut,
  16. Pastikan dish mesh bergerak ke kiri dan ke kanan, jika tidak bergerak perhatikan lagi baut baut yang berhubungan dengan engsel atau bosh nya aktuator, pastikan dapat bergerak alias tidak terjepit.
  17. Jika sudah berhasil, anda tinggal mencari posisi satelit, pertama simpan posisi Satelit Palapa D dilanjutkan ke Telkom jangan lupa di simpan posisi tersebut bisanya dengan menekan “restore”-”tekan nomor tertentu” -”OK/Enter”. dan silahkan dilanjut dengan posisi satelit lainnya.




8 komentar:

alamsyah mengatakan...

mantap bro....

Syahwa Nawala mengatakan...

boleh juga tuh penasaran pingin coba tu barang ( aktuatot ) v lom da duit x gmn ya bro pinjemin dunk.....hehe..

Anonim mengatakan...

wah, infox bermanfaat banget. tapi kira-kira aktuator ini bisa digunakan untuk segala jenis parabola nggak??

manadoparabola mengatakan...

Penjelasan yang bermanfaat.

Candra Pasaribu mengatakan...

saya pake positioner matrix ez6000,,gmn caranya spy ketika pindah channel, actuatornya otomatis bergerak?

Candra Pasaribu mengatakan...

saya pakai matrix ez6000. gmn caranya ketika ganti channel yg beda satelit, actuator berpindah/bergerak otomatis?

Agung Pribadi mengatakan...

ooh.. terima kasih infonya..mas
saya punya parabola 7 feet, tidak pake penggerak, satelitnya palapa dan telkom, kalo misalkan pake penggerak apa chanelnya tidak hilang''an, kan kalo kena angin bergerak-berak...

mbah mengatakan...

Ok ok .blh jg bos